16 KEBIASAAN BELAJAR BINTANG KELAS YANG JARANG DIKETAHUI.

Menjadi bintang kelas adalah idaman para pelajar. Biasanya mereka dipuja-puja baik oleh sesama teman sekelas, para guru maupun orang tua. Masa depan cerah dengan penghasilan besar terbentang di depan mata. Tapi tahukah anda bahwa menjadi bintang kelas bukan hal mudah, membutuhkan usaha, kerja keras dan kebiasaan unik yang bergabung menjadi satu untuk menghasilkan prestasi akademik tertinggi. Bagaimana sebenarnya kebiasaan belajar para bintang kelas ( top student) sehingga selalu mendapat nilai tinggi atau lulus dengan predikat cum laude?

kebiasaan para bintang kelas

Berikut beberapa kebiasaan belajar para bintang kelas.
  1. Tidak membaca semua isi textbook. Membaca semua isi textbook adalah pekerjaan yang menghabiskan waktu. Para bintang kelas lebih banyak mempelajari contoh soal dan studi kasus yang diberikan oleh guru / dosen maupun melalui contoh soal pada ujian sebelumnya. 
  2. Lebih banyak pakai google. Jika ada yang tidak dipahami mereka akan googling untuk mendapatkan penjelasan secepat mungkin. Jangan hanya terpaku pada textbook dan materi pelajaran yang diberikan guru / dosen yang terbatas. Informasi yang lebih luas tersedia di internet, mereka mencarinya untuk menambah referensi terhadap suatu mata pelajaran / mata kuliah tertentu.
  3. Mengulang materi pelajaran /kuliah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman terhadap materi tersebut. Setelah menerima pelajaran / kuliah para Bintang Kelas segera mengulangi pelajaran / kuliah dan berusaha memahami intinya, fokus disitu dan membuat coretan-coretan kecil. Membuat coretan berguna untuk mempermudah mengingat hal-hal detail dengan memfungsikan otak secara lebih efisien dibanding jika hanya membaca sampai terkantuk-kantuk dan setelah bangun kehilangan semuanya.
  4. Belajar singkat tapi padat. Yang terpenting bukan kuantitas (lama) belajar, tapi belajar yang berkualitas. Belajar yang memahami materi bukan hanya menghafal.
    kebiasaan belajar
  5. Belajar dengan mengajukan banyak kata tanya. Mereka tidak hanya terpaku pada textbook atau contoh kasus yang diberikan di dalam kelas. Tetapi membawa contoh kasus tersebut keluar kelas dan mengajukan banyak pertanyaan untuk membantu pemahaman. Apa yang menyebabkan hal ini, mengapa mereka menggunakan metode ini, bagaimana penerapan kasus yang berbeda, siapa yan menjadi target sasaran atau kapan sistem ini diberlakukan, dan sebagainya. Metode ini membuka lebih banyak wawasan dan dapat menemukan konsep yang jelas atas sebuah permasalahan. Jika dihadapkan pada studi kasus yang berbeda bisa segera menguraikan dan memecahkannya karena sudah paham "konsep"nya.
  6. Belajar tak perlu stabilo untuk menandai poin penting. Mereka menggaris bawahi poin yang dinilai penting kemudian menulis catatan singkat dibawahnya untuk memperjelas poin-poin tersebut dengan kata-kata sendiri. 
  7. Tidur lebih banyak. Para bintang kelas mengatur waktunya selama 4 -6 jam / hari untuk belajar dan aktivitas lainnya seperti olahraga, hang out, melakukan hobi dan sebagainya dan tetap tidur cukup selama kurang lebih 9 jam. Mereka menyadari pentingnya istirahat untuk tubuh, menyegarkan pikiran untuk siap menerima sesuatu yang baru setiap hari.
  8. Membuat jam pelajaran/kuliah jadi menyenangkan. Ya, guru / dosen boleh menyebalkan, pelajaran / kuliah boleh membosankan tapi para bintang kelas melihat ini sebagai "sesuatu yang harus dilakukan, tetap fokus, mengajukan pertanyaan, mencatat poin penting selama kelas berlangsung, melihat potensi topik yang akan masuk di ujian". Hal ini akan membuat pelajaran / kuliah jadi lebih produktif dan menyenangkan.
  9. Menggali lebih banyak. Coba jika anda disuruh menceritakan tentang Perang Diponegoro, setiap orang akan membuka textbook, menghafal dan mulai berdiri untuk menjelaskan apa yang dihafalnya. Para bintang kelas memiliki metode yang berbeda. Mereka mencoba googling tentang Pangeran Diponegoro tokoh sentral Perang Diponegoro, siapa dia, apa yang dilakukan selama hidupnya, taktik perang bahkan kemenangan dan kekalahannya, dimana meninggal dan sebagainya. Semua itu dirangkai dalam sebuah cerita yang menarik. Setelah itu mereka bisa menceritakan tentang Perang Diponegoro dengan kata-kata sendiri plus tambahan informasi di luar textbook yang didapat dari googling.
    cara belajar
  10. Menganalisa dan segera memperbaiki kesalahan. Setelah menerima hasil ujian kebanyakan pelajar memeriksa hasilnya dan mencoba mencari kesalahan guru / dosen pada lembaran jawaban tersebut, agar bisa protes untuk memperbaiki nilai. Sementara para bintang kelas begitu menerima hasil ujian, mengabaikan jawaban yang benar,  memeriksa jawaban yang salah, mencoba menganalisa dan mengetahui apa yang harus diperbaiki. 
  11. Tidak menunggu termotivasi untuk belajar. Motivasi sesuatu yang datang dan pergi. Bagi para bintang kelas belajar sama seperti para detektif memecahkan kasus. Mengumpulkan bukti-bukti berupa bahan/materi pelajaran/kuliah, menganalisa secara konsisten untuk sampai pada satu kesimpulan. Sama seperti seorang atlit yang ingin memecahkan rekor olimpiade. Latihan yang konsisten untuk meningkatkan kemampuan diperlukan untuk mencapai impian.
  12. Latihan membayangkan kondisi saat ujian. Sebelum ujian yang sebenarnya para bintang kelas melatih diri mereka mengerjakan soal seolah-olah sedang ujian. Membayangkan ruangan ujian dengan kursi-kursi yang saling berjarak satu sama lain, tanpa catatan, tanpa textbook, hanya suasana hening antara dirinya dan soal ujian.
  13. Mempelajari soal ujian tahun sebelumnya. Para guru / dosen / pembuat soal adalah orang yang sibuk dengan urusan pribadi, keluarga, proyek riset dan tidak punya banyak waktu untuk memodifikasi soal ujian. Jadi soal ujian dari tahun ke tahun paling tidak akan mirip satu sama lain. Mempelajari soal-soal tahun sebelumnya adalah salah satu langkah awal untuk menaklukkan jawaban soal ujian yang akan dihadapi.
  14. Membuat panduan belajar sendiri. Para bintang kelas tidak tergantung pada panduan belajar yang dibuat guru / dosen tapi mereka membuatnya sendiri dengan cara yang lebih mudah dimengerti, menggunakan tabel atau gambar yang menarik sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.
  15. Tidak mengeluh. Tidak ada istilah mengeluh dalam kamus para bintang kelas. Jika dapat guru /dosen killer ataupun mata pelajaran / kuliah yang membosankan, pilihan cuma satu tinggalkan atau berdamai dengan kondisi tersebut. Mengeluh hanya akan menghabiskan waktu dan energi produktif.
  16. Menyadari kalau dirinyalah yang menentukan masa depannya. Para bintang kelas paham bahwa masa depan hanya bisa diraih dari usaha saat ini. Bukan dosen/guru atau orang tua yang bertanggung jawab pada masa depannya. Tapi dirinya sebagai pribadi.
Lakukan apa yang terbaik untuk masa depanmu. Lakukan karena memang merasa perlu dilakukan bukan disuruh oleh siapapun. Jangan mencari kambing hitam untuk setiap kegagalan tapi belajarlah untuk memperbaikinya. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

GOLONGAN OBAT DAFTAR "G", APA ITU? MENGAPA SERING DISALAH GUNAKAN?

Quote Hari Ini : Hidup Itu Seperti Kamera, Abadikan Yang Baik-Baik

Seberapa Amankah Mengkonsumsi Antimo?